Bencana luapan air laut dan curah hujan tinggi di wilayah pesisir Nusa Tenggara Timur kerap kali memicu terjadinya banjir pesisir yang merendam pemukiman warga secara mendadak. Luapan air yang cepat memutus akses jalan darat membuat warga terisolasi di dalam rumah mereka tanpa sarana transportasi yang aman. Merespons kondisi darurat tersebut, program pengadaan perahu karet lipat diluncurkan untuk mempercepat proses evakuasi warga.
Perahu karet lipat dipilih karena memiliki mobilitas tinggi, mudah ditransformasikan, serta praktis dibawa menembus gang-gang sempit di kawasan pemukiman yang terendam banjir pesisir. Bahan perahu yang tebal dan tahan gesekan sangat cocok digunakan pada area perairan yang bercampur dengan puing-puing bangunan atau dahan pohon. Tim SAR lokal kini dapat menjangkau titik-titik evakuasi terluar secara lebih efisien dan aman.
Di daerah lain yang menghadapi tantangan krisis berbeda, dukungan fasilitas penerangan malam hari diupayakan melalui penyaluran senter swadaya beserta panel charger tenaga surya untuk posko darurat. Kelengkapan sarana pendukung di berbagai daerah bencana dipenuhi secara bertahap guna menjamin keselamatan warga dan kelancaran tugas para relawan. Pendekatan bantuan yang fleksibel sangat dibutuhkan dalam situasi tanggap darurat.
Proses evakuasi menggunakan perahu karet lipat memprioritaskan kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, serta warga lanjut usia untuk dipindahkan ke lokasi pengungsian yang lebih tinggi. Tim relawan yang mengoperasikan perahu telah dibekali keterampilan navigasi air darurat agar proses penyelamatan berjalan tanpa kendala. Kesiapsiagaan sarana ini terbukti menekan risiko korban jiwa saat bencana banjir datang.
Kehadiran unit perahu karet di tingkat desa pesisir juga memberikan rasa aman bagi warga setempat yang tinggal di zona rawan genangan air. Pembentukan tim siaga bencana berbasis masyarakat setempat terus didorong agar perawatan perahu karet dapat dilakukan secara mandiri. Kesadaran dan kemandirian lokal merupakan benteng utama dalam menghadapi bencana alam.
Upaya penguatan sarana evakuasi ini diharapkan dapat menjadi model kesiapsiagaan bencana pesisir yang efektif di pulau-pulau kecil Indonesia. Mari bersama-sama mendukung pengadaan alat keselamatan bencana untuk melindungi masyarakat di daerah rawan. Kepedulian kita adalah penyelamat jiwa sesama.